Yang dulu dikenal karena "Ottoman". Tidak dipungkiri sekarang memang terkikis oleh sekulerisme yang menjadi-jadi juga hedonisme trend saat ini. Ambisi masuk Uni Eropa yang belum direstui dengan berbagai tebakan apa sebab musebab. Muslimlah mayoritasnya, namun banyak sekali terjegal dengan segelintir kenikmatan dunia yang membuat mereka lupa diri siapa sebenarnya  mereka dan nenek moyangnya. 

 

 

 

Asia side atau Eropa side? negara pilihan tiada duanya (eh dua deh setelah Indonesia muehehehe). Negeri yang menyimpan rahasia yang mungkin dipandang sebelah mata oleh para tetangga-tetangganya atau mungkin oleh kita-kita (heaaa sopo jal ?).
Saksi bisu kota Istanbul menghubungkan dua benua. Bosphorus Bridge jalur lalu lintas yang tak pernah mati.
Ah negeri ini.... :')

 

Bukan negeri gemerlapan bak Amerika dan bagian-bagiannya. Bukan pula yang didewa-dewakan layaknya negara Eropa barat lainnya. Bukan Inggris. Bukan Prancis. Bukan Jerman. Negeri yang bisa dibilang underrated yang mungkin dipandang kecil. Negeri yang dulunya dianggap sebagai "barbar" yang membahayakan eksisnya 'mereka' -iykwim-

 

 

 

 

 

 

 


Megacity Istanbul, Canakkale saksi perang dunia satu, atau Izmir yang indah dengan laut Mediterania dan Efes. Negeri ini... masih bertahan. Tetap bertahan. Akan selalu... terkenang.

semuagambardicarilewat: google image.