Provinsi yang berada di bagian barat laut Turki ini memang menarik untuk dijelajahi. Çanakkale terkenal akan produksi tomatnya, juga beberapa pabrik seperti pabrik sarden dan keramik. Tidak kalah dengan pesona kota besar lain, kota ini menyimpan beribu cerita dan sejarah yang kental terutama bagi para penduduknya. Ya, Çanakkale… kota yang juga berada di antara dua benua, sebagian di Asia, dan sebagian kecilnya di Eropa. Daerah yang menjadi saksi perjuangan rakyat Turki pada masa Perang Dunia I. Kota yang sangat terkenal akan pertempuran Gallipoli (Gelibolu) yang bahkan menjadi studi yang biasa dipelajari dalam dunia kemiliteran.

Istanbul-Çanakkale ditempuh dalam waktu 6-9 jam lewat jalur darat (tergantung lalu lintasnya). Kota ini sangat nyaman, tenang, dan tidak sepadat Istanbul. Sayangnya tidak seperti kota lain, di Çanakkale belum ada metro, tramway, dan sejenisnya karena kurang support dari pemerintahnya. Namun akses di pusat kotanya cukup mudah, ada semacam ‘angkot/bus’ yang banyak dijumpai di sudut-sudut kota. Sama seperti Istanbul, pengemudi mobil di sini cukup banyak dan bisa dibilang suka ngebut. Untuk itu harus tetap hati-hati dan menengok sekeliling terutama jika hendak menyeberang di jalan.

Di Çanakkale, ada beberapa objek wisata menarik dan cukup terkenal. Di pusat kota kita menjumpai Saat Kulesi, Aynalı Çarşı, museum, dll. Sedangkan di pinggiran pantai kita bisa menikmati teh turki dan makanan dengan membeli di deretan restoran yang harganya terjangkau. Tidak jauh dari tepi pantai yang tenang tersebut terdapat Truva Heykeli atau replika kuda Troya (Truya/Troy/Trojan/Truva) yang masih kokoh walaupun ditempa terik matahari dan dinginnya malam. Sedikit gambaran videonya bisa klik disini atau dilihat di link: https://youtu.be/pou5nLLRpiE . Ya,untuk penggemar film Brad Pitt pasti tidak asing lagi dengan kuda Troya. Kuda tersebut awalnya dari Warner Brothers yang saat itu digunakan untuk syuting film ‘Troy’ dan sampai saat ini, tempat tersebut masih menjadi salah satu spot favorit untuk menikmati suasana tenang dengan atmosfer sejarah Çanakkale seperti yang ada dalam film Troy.

Berbicara mengenai Çanakkale, pastilah tak lepas dengan ikon kudanya. Troya horse yang asli berada di desa yang cukup jauh dari pusat kota Çanakkale, medannya berbatu meninggalkan reruntuhan dari masa lampau. Biasanya bagi turis yang menggemari bidang arkeologi, mereka akan menyiapkan waktu tersendiri untuk mengeksplore atau meneliti napak tilas peradaban yang telah runtuh tersebut. Kehidupan desa-desa di Çanakkale rasanya beda sekali dengan di kota, apalagi dibandingkan dengan Istanbul. Di desa, para penduduknya juga masih mengakar kuat pada budaya yang dianutnya, jauh dari kesan modern, dan terlihat apa adanya. Hal ini yang tidak sering kita rasakan dan jumpai ketika berada di kotanya. Namun, baik di desa maupun dimanapun itu akan memberikan cerita pengalaman yang akan terus terkenang. Begitulah sekilas Çanakkale, sebuah kota penting yang menyimpan banyak sejarah dan mengukir banyak cerita…