Beberapa waktu yang lalu, saya memutuskan untuk membeli tiket ke Turki via Singapura.

Kenapa nggak lewat dari Jakarta saja?

Waktu itu harga tiket promo masih cukup tinggi. Saya pertimbangkan soal harga, waktu, dan plus minusnya dari beberapa maskapai. Setelah dipikir-pikir (keadaan saat itu), untuk harga tiket tidak terlalu beda jauh (tidak sampai jutaan) tapi bagi saya yang berdomisili di luar ibukota nampaknya ambil yang dari Singapura sedikit lebih menguntungkan.

Menguntungkan apanya?

Berangkat dari Jogja ke Jakarta untuk penerbangan domestik biasa hanya dijatah bagasi 20kg sedangkan dari Jogja ke Singapore terhitung Penerbangan Internasional dengan bagasi 30kg. Selisih 10kg ini yang sebenarnya agak lumayan plus tidak terlalu banyak stop (capeekkk) karena dari Singapura (naik Singapore Airlines) direct ke Istanbul. Total harga tiket terusan (saat itu) JOG-SIN-IST lebih murah dari JOG-CKG-DOH-IST atau JOG-CKG-DXB-IST.

Meskipun minusnya waktu transit waktu itu cukup lama yaitu 12 jam, tapi bisa diakali dengan keluar eksplore singkat Singapore secara mandiri (untuk WNI bebas visa) atau ikut Free Singapore Tour, atau bahkan cuma jalan-jalan di area bandara. Bagi sebagian orang waktu transit yang lama mungkin menjenuhkan, tapi bagi saya bukan masalah karena saya malah menikmatinya hehehe.

Tiket terusan SIA ke/dari beberapa kota di Indonesia

Dengan rute Jogja-Singapura-Istanbul saya menaiki dua maskapai berbeda.

Yogyakarta-Singapura = Silk Air.

Singapura-Istanbul = Singapore Airlines.

Dari catatan SilkAir yang merupakan anak usaha dari Singapore Airlines itu, terdapat 12 rute penerbangan langsung dari Singapura ke Indonesia. Yakni Medan, Manado, Lombok, Balikpapan, Palembang, Surabaya, Pekanbaru, Bandung, Semarang, Makassar, Yogyakarta dan Denpasar. (https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3414629/silkair-layani-12-penerbangan-langsung-ke-indonesia).

Bagi yang tinggal di kota-kota tersebut di atas, mungkin tiket terusan SilkAir-SingaporeAirlines bisa menjadi alternatif lain.