Lalu, apa saja makanan khas dari negeri Turki?

 

1.      Kebab

Kebab (di turki kebap) adalah makanan utama dari daging yang biasa dipanggang menggunakan tusukan batang besi panjang dan disajikan dengan roti sebagai pembungkusnya. Daging yang digunakan bermacam-macam, ada daging ayam, domba maupun sapi. Proses pembuatan berawal dari daging segar yang digiling, dicampur dengan bumbu lalu dipanggang. Setelah itu, daging panggang diiris tipis-tipis disajikan dengan sayuran (selada, cabai, bawang bombai, tomat, timun) dan sedikit taburan bumbu lain serta dibungkus dengan roti, kulit kebab (tortila), sandwich atau roti burger. Sebenarnya, kebab memiliki banyak jenisnya. Shish kebab misalnya, disajikan dengan tusukan seperti sate. Daging, bumbu dan sayuran berada dalam satu tusukan. Selain itu ada Döner kebab yang juga sangat terkenal. Banyak yang bilang bahwa Döner adalah Shawarma versi Turki. Shawarma sendiri adalah makanan khas dari timur tengah. Döner biasa menggunakan panggangan vertikal yang bisa diputar. Kebab jenis ini banyak ditemukan di Turki maupun Indonesia. 

Lalu apa itu Adana kebab dan Iskender kebab?

Adana ialah nama sebuah kota di Turki. Orang bilang bahwa kebab jenis ini berasal dari kota tersebut. Berbeda dengan jenis kebab lainnya, Adana kebab disajikan dalam bentuk memanjang di atas piring saji komplit dengan tamahan sayuran-sayurannya seperti tomat, cabai, paprika, bawang dll.

Sedangkan Iskender kebab ini adalah salah satu kebab yang melegenda dari kota Bursa. Iskender (Alexander) kebab ini juga biasanya banyak yang disajikan di atas piring. Irisan daging kambing disiram dengan mentega, yogurt dan saos tomat.

Semua varian kebab memang banyak kemiripan dan terkadang tidak mudah membedakan jenis-jenisnya karena sebenarnya inti dari kebab sendiri adalah daging, hanya saja berbeda pada proses dan penyajiannya.

     

               yarim tavuk doner                                 porsi doner separo roti pun boleh                tavuk doner porsiyon (dgn nasi)

Jadi, inti dari kebab biasa merujuk pada daging, sedangkan pembungkus (roti) serta sayurannya memang berbeda-beda tergantung penjualnya.

 

2.      Simit dan Poğaça

Simit dan poğaça adalah roti Turki yang juga banyak ditemukan di pinggiran jalan.
Simit berbentuk melingkar seperti cincin dengan taburan wijen di atasnya, sedangkan poğaça roti isi di dalamnya (isi kentang, keju, kıyma/dagingcincang dsb). Kedua jenis roti ini sering disantap kapanpun, namun utamanya saat sarapan. Pagi hari sudah banyak penjual simit di beberapa sudut jalan karena biasanya banyak orang yang membeli karena tidak sempat sarapan di rumah. Untuk mengawali pagi hari, simit atau poğaça disandingkan dengan çay atau teh turki.

simit (roti cincin wijen) dan pogaca (roti isi)

3.      Dondurma

Mungkin sudah banyak yang tau betul tentang es krim Turki ini. Bukan soal rasanya, akan tetapi soal keisengan atau atraksi yang dilakukan oleh si penjual. Pedagang biasanya tidak langsung memberikan es krim kepada si pembeli, namun mengerjai si pembeli terlebih dahulu dengan menarik-ulur atau memutar-mutar es krim dengan tongkatnya. Rasakan sensasi nanonano saat membeli es krim ini :D

Namun tidak semua penjual es krim Turki melakukan ‘atraksi’ pada si pelanggan. Layaknya di Indonesia, beberapa gerai es krim Turki tampak seperti biasa. Pembeli hanya memesan dan mendapatkan pesanannya. Pelanggan bisa menikmatinya di gerai atau membawanya.

        ada aneka rasa juga

4.      Turkish delight

Manisan Turki ini biasa disebut lokum yang berbentuk seperti dadu kecil-kecil. Lokum biasa ditaburi semacam gula bubuk berwarna putih yang manis. Turkish delight ini banyak varian rasa, mulai dari rasa buah, mawar mint dll. Warnanya juga warna-warni dan sangat menarik.

  

5.      Kokoreç

Makanan yang satu ini berbahan ‘jeroan’ kambing atau domba yang dibungkus dengan roti. Biasanya jeroan yang dimaksud berasal dari domba yang masih muda. Jeroan, baik itu usus, hati, ampela dsb yang telah dibersihkan ini dibumbui kemudian dibakar, lalu di potong, dicacah dan dicampur dengan bumbu lain. Di Turki, jeroan dari binatang ternak memang biasanya dibuang atau untuk makanan hewan lain seperti kucing dan anjing karena dianggap tidak baik untuk dikonsumsi. Namun lain hal dengan kokorec karena makanan satu ini cukup banyak ditemukan sehingga tentu saja kokorec sudah mempunyai daya tarik dan kekhasan tersendiri. Pembeli pun cukup banyak, baik mereka yang suka makan kokorec atau sekedar untuk mencoba.

   kokorec usus domba baunya nyegrak

6.      Turkish pizza

Sebenarnya tidak ada istilah Pizza Turki layaknya Pizza Italia. Namun, ada makanan Turki yang mirip seperti pizza sehingga banyak orang menyebutnya pizzanya Turki. Orang-orang menamainya Pide, sebuah roti dengan daging giling seperti pizza. Sebenarnya topping pide ini bisa bervariasi, seperti sosis atau telor. Namun kebanyakan topping pide adalah daging giling. Untuk bentuknya, pide biasa ditemui oval memanjang. Selain pide, ada lagi satu makanan bernama lahmacun. Lalu apa bedanya dengan pide? Lahmacun tidak seperti roti pide yang tebal, cenderung tipis biasa berbentuk bundar dengan sayuran (salad), terkadang, rasanya juga pedas. Selain itu penyajian lahmacun bisa di atas piring datar ataupun digulung dibungkus kertas (agar bisa dinikmati sambil jalan-jalan).

                mini kiyma pide

 

7.      Ayran

Minuman tradisional yoghurt Turki dikenal dengan nama ayran. Ayran dibuat dari campuran air, yoghurt dan garam. Untuk teman-teman yang pertama kali mencoba, mungkin terasa aneh rasanya. Jika dibandingkan dengan yogurt yang ada di Indonesia, jelas berbeda. Rasa ayran memang cenderung lebih menusuk dan masam. Bahkan, banyak yang bilang rasanya mirip seperti susu yang sudah lama alias basi. Padahal, ayran bukanlah susu. Orang Turki tidak bisa lepas dari ayran karena menyegarkan. Selain teh, mereka sangat gemar minum ayran. Bahkan pada saat-saat tertentu seperti pertemuan keluarga besar, ‘arisan’, atau hal lainnya, tidak sedikit orang Turki menyuguhkan ayran.

ayran disandingkan dengan doner

 

-to be continued-